Hard skill vs soft skill, Mana yang lebih dibutuhkan dalam pekerjaan?



perbedaan-hardskill-dan-softskill

Millenialpost.xyz - Secara garis besar didalam dunia kerja dibutuhkan kepandaian dalam bidang akademik (hard skill) dan non akademik (soft skill) , kepandaian akademik bisa kita dapatkan di dalam lingkup sekolah melalui mata pelajaran yang didapatkan , sedangkan non akademik bisa melalui organisasi yang mengajarkan kita bagaimana cara mengembangkan diri sendiri.

Penjelasan lebih mendalamnya , hard skill merupakan penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi dan kemampuan secara teknis lain yang masih ada keterkaitan dengan ilmu tersebut.

Sedangkan soft skill lebih kepada keterampilan yang ada hubungannya dengan orang lain atau interpersonal skills contohnya :


• Keterampilan berkomunikasi
• Keterampilan memotivasi
• Keterampilan leadership
• Keterampilan self-marketing
• Keterampilan bernegosiasi
• Keterampilan presentasi
• Keterampilan public speaking
• Kesadaran politik
• Menyadari keberagaman
• Orientasi pelayanan
• Rasa empati
• Manajemen suatu konflik
• Team Work
• Bersinergi

Dan yang ada hubungannya dengan diri sendiri atau intrapersonal skills contohnya :

• Transformasi karakter
• Tansformasi keyakinan
• Manajemen suatu perubahan
• Manajemen tingkat stress
• Manajemen waktu
• Proses berfikir secara kreatif
• Mempeunyai tujuan pengaturan dan tujuan hidup
• Dipercepat dengan belajar teknik
• Rasa percaya diri
• Mampu menilai sifat , diri , dan preferensi
• Sadar secara emosional
• Kelayakan
• Bersifat proaktif dalam bertindak

Keterkaitan antara hard skill dan soft skill dalam dunia kerja :

Pada pola rekrutmen karyawan di suatu perusahaan pasti akan mempertimbangkan keduanya , hard skill dirasa lebih mudah diseleksi karena bisa dilihat dari daftar riwayat hidup (curriculum vitae) , pengalaman kerja sebelumnya , atau dari indeks prestasi dan keterampilan yang anda kuasai sedangkan soft skill bisa diketahui dari hasil evaluasi tes psikotes dan interview.

Berdasarkan sebuah hasil riset yang dilakukan oleh Nasional Assosiation of College and Employers USA pada tahun 2002 terhadap 457 direktur perusahaan menyatakan bahwa "IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif bukanlah yang diprioritaskan dalam perusahaan".

Yang jauh lebih penting itu adalah soft skill seperti kemampuan berkomunikasi yang baik , motivasi , kemampuan adaptasi , dan kemampuan interpersonal dengan orientasi nilai pada efektivitas kinerja.

BACA JUGA : 5 cara mengasah soft skill yang berguna di dunia kerja.

Kesimpulannya :

Hard skill merupakan penguasaan terhadap IPTEK yang diperoleh di jenjang akademik , sedangkan Soft skill sendiri merupakan pengembangan diri yang didapat melalui pengalaman seperti berorganisasi yang meliputi interpersonal skill (berhubungan dengan orang lain) dan interpersonal skill (berhubungan dengan diri sendiri).

Dalam dunia kerja keduanya sangat di pertimbangkan , hardskill bisa dilihat dari formulir yang diisi dan IPK sedangkan soft skill harus melewati tahap psikotes dan interview , pola fikir sebagian orang yang mengutamakan indeks prestasi kumulatif dibanding mengasah soft skill mereka itu salah besar , keduanya haruslah imbang karena perusahaan sangat membutuhkan tenaga kerja yang bisa segalanya.


Referensi :

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/11/perbedaan-softskill-dan-hardskill/

https://www.google.com/amp/s/mrizqiariadi.wordpress.com/2014/06/10/perbedaan-hard-skill-dan-soft-skill-dalam-dunia-kerja/amp/



28 Responses to "Hard skill vs soft skill, Mana yang lebih dibutuhkan dalam pekerjaan?"

  1. Betul mas , hard skill dan soft skill sama sama penting buat melamar pekerjaan agar bisa diterima

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya siap jangan lupa baca artikel saya yang lain ya

      Delete
  2. Wah ternyata penting yah keduanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali senang rasanya bisa berbagi info

      Delete
  3. jadi kayaknya lebih penting softskill ya gan? tapi hard skill juga penting bua adminisrasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul hard skill biasanya memang jadi syarat administratif sedangkan soft skill bisa dijadikan sebagai nilai lebih seseorang , kalau menurut saya kedua duanya sangat penting , orang yang punya soft skill juga harus mempunyai hard skill begitupun sebaliknya 😊

      Delete
  4. saya agak kurang paham yang di maksud skill. skill sama pengalaman gitu sama kan ya atau beda sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Skill itu keahlian mba , pengalaman bisa jadi guru terbaik dalam mendapatkan keahlian tersebut 😊

      Delete
  5. bener gak sih gan katanya sekarang yang punya soft skill lebih gampang cari kerja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi gan , karena sekarang sudah banyak sekali lulusan baik jenjang sekolah agaupun perguruan tinggi , gelar sarjana bukan lagi sesuatu hal yang bisa menjadi pendobrak kita dalam mencari kerja , jadinya para pemimpin perusahaan mencari alternatif lain yaitu dengan melihat potensi lain dari para calon tenaga kerjanya 😊

      Delete
  6. Wah ane baeu tau nih kl ada hardskill dan softskill... Pantesan ane setiap ngelamar gak pernah diterima, mungkin skill dua2nya buruk kali ya 😭😭😭😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terus berusaha dan jangan pernah patah semangat gan 😊

      Delete
  7. Sepertinya saya cenderung ke softskill nih. Nice info

    ReplyDelete
  8. Sangat informatif artikelnya, bagus

    ReplyDelete
  9. kedua-duanya penting sih, apalagi kalok hard sama soft skill nya bagus. perusahaan mungkin yang nyari kita, bukan kita yang nyari kerja heheh

    ReplyDelete
  10. Replies
    1. Keduanya penting gan kita tidak boleh mengutamakan yang satu dan mengenyampingkan yang lain 😊

      Delete
  11. Saya sangat setuju dengan artikel ini, semoga bermanfaat juga bagi yang lain

    ReplyDelete
  12. Menurut ane ke 2 nya juga penting ..

    Good job gan

    ReplyDelete